Posts Tagged “stoom”

Pembrita Betawi – Rebo, 4 Djanoeari 1888

Locomotief no.17, jang kemaren tenga hari menarik 3 trem dari station Kramat, koetika sampe di moeka kantor Palis, (roemah setan,  skr Kimia Farma yang di ujung Jl. Budi Utomo dekat Kantor Pos Besar – red) soedah mendjadi katjilakaan kena toebrock dengan laen locomotief no.12, jang dateng menjoesoel dari seblah blakang, dengan tiada ada machinisnja, dan dengan tiada menarik kreta, hanja dia berdjalan sendirinja, jang sangat kentjang, hingga dateng menjoesoel itoe locomotief jang lebi doeloe soedah berdjalan, maka satoe kreta dari klas 2 (boeat orang slam) sampe mendjadi roesak, dan hantjoer berarakan dan satoe kreta dari kreta klas 1 djoega mendjadi roesak sedikit. Begitoe djoega itoe locomotief jang menoebroek banjak mendapat karoesakannja.

Sagala orang jang menoempang didalam itoe kreta klas 2 jang karoesakan, dimana itoe kreta ditarik paling blakang, soedah melompat lebih doeloe, sablomnja itoe kena ditoebroek, ada jang melompat dari lobang djendela dan ada jang melompat dari tangga, ja itoe masing masing dengan goegoepnja, sebab locomotief jang bakal dateng menoebroek soedah terlaloe dekat diliatnja, maka dia orang slamat dan tiada saorang jang mendapaet tjilaka, melainkan ada bebrapa tempat makan jang brisi barang makan boeat toean-toean jang tiada dapat makan tenga hari

Itoe kreta jang kena ditoebroek semoeanja kloear dari railnja, maka sampe sore baroe trem bisa berdjalan kombali, sasoedahnja itoe 3 kreta di angkat besi railnja, sabagimana biasa. Broentoeng tiada lain katjilakaan!

Adapoen kreta jang soedah roesak laloe di ikat-ikat dan di seret dengan locomotief ka station Kramat.

Katjilakaan itoe soedah terdjadi, koetika itoe locomotief no.12 lagi isikan stoom di station Kramat, machinisnja tinggal membli ikan boeat makan nasi dan toekang api, jang di pesan boeat djaga dan sekalian kasi djalan boeat pindahken dari itoe tempat mengisi stoomnja, soedah loepa mengoentji remnja, lantas toeroen sadja, maka itoe locomotief, jang soedah penoeh dengan stoom baroe di isi, tambahan remnja terboeka, laloe melari dengan sekeras-kerasnja kendati diboeroe, tiada kasoesoel, poen orang tiada brani toeloengin, sahingga menoebroek laen locomotief, jang ada di seblah moeka, dengan baroe itoe bisa ketahan.

Maka kadoewa orang itoe lantas di tangkap dan di toetoep. Banjak karoegiannja maatschappij sedang kahar tambahan broentoeng. (kahar adalah kendaraan sejenis kereta kuda -red).

Comments 2 Comments »