Bin Seng, Sabtoe 8 Juli 1922

Kemaren siang ada kaliatan kaloear saorang Boemipoetra dari sala satoe gedong di Nieuwelaan, dengen sebegitoe roepa, hingga bisa membikin tjoeriga pada siapa jang liat. Kabetoelan ada liwat satoe politie agent, jang lantes tahan padanja. Koetika ditanja ia mengakoe nama Ardi djadi sopir pada toean roema dari gedong itoe, asal dari Bandoeng.
Tetapi koetika dipreksa portret di rijbewijsnja, ternjata ada berlaenan.
Di kantoor politie badannja digleda kedapetan tiga badjoe dan satoe kemedja dari pentjoerian dalem itoe gedon, dan ia tinggal di kampoeng Kwitang Senen bernama Moedjrat.
Landrechter poetoeskan tiga boelan pendjara pada itoe sopir tetiron, kata reporter kita.

Comments 2 Comments »

Tempo hari, waktu pesta Peh-tjun, Sin Ming Hui Djakarta
mau mengadakan suatu Bathing Suit Contest, pameran badpak-
wanita, bukan dalam etalage, tapi atas tubuh orang jang turut
pameran itu…

Sekarang, Sin Ming Hui, namanja bisa diartikan sebagai
“Kumpulan (Hui) Suasana Terang (Ming) jang Baru (Sin)”.
Rupanja, itu “Suasana Terang jang Baru”, jang harus dibawa
oleh SMH, benar2 akan datang nanti, bersama bidadari-in-
badpak, dengan bergejat-gejot gojang-kibul! Antjhoa, ‘ko?

Majalah mingguan “Starweekly” 8 Djuli 1951
Pem.Red: Mr. Auwjong Peng Koen.
Wakil Pem.Red: Tan Hian Lay
Penerbit: N.V. Hd. Mij. & Drukkerij “Keng Po”
Kantor: Pintu Besar 86-88 Djakarta-Kota.

Comments No Comments »

3 BUAH RUMAH
(Terima Kosong)

1 RUMAH TEMBOK tjukup besar
ukuran 14 x 13 m. lantai tegel, ter-
diri 5 km. tidur, 2 km. mandi, 2
ruangan dapur, 2 ruangan makan,
2 ruangan tamu, 2 WC, idjin ba-
ngunan lengkap, listrik tjukup,
sumur pompa. Harga Rp. 25 djuta.

1 RUMAH tiang kaju tutup genteng
pagar bilik ukuran 7 x 19 m. ter-
diri 2 km. tidur, ruangan makan,
dapur + WC, sumur pompa.
Harga Rp. 3¼ djuta.

1 RUMAH tiang kaju tutup genteng
pagar bilik ukuran 7¼ x 13½ m.
terdiri 2 km. tidur, ruangan ma-
kan, ruangan tamu, dapur + WC.
Harga Rp.2¾ djuta.

Letaknja ke 3 RUMAH tersebut dae-
rah TANAH ABANG tidak djauh
dari pasar.

Langsung bitjara pada:
Sdr. Loa Ang Kie,
alamat Pasar Kebon Melati Rt. 9
RK. 9 Tanah Abang. Maaf tidak te-
rima perantara.

Berita Yudha – Senen, 11 Oktober 1965
Halaman IV

Comments No Comments »

Pada satoe hari Saptoe-Minggoe kemaren, saia ada satoe oesaha membikin replika Meteran PLN seperti jang terdapat di roema’ sekarang ini. Meteran PLN ini dibikin dari selembar kertas 100gr jang soedah ditjetak dengan itoe Meteran PLN poenja patroon. Dengan bantoean goenting dan ‘cutter’, itoe patroon dipotong sasoeai bentoeknja, komdian dilipat dan dilem. Djadilah satoe bentoek ketjil daripada itoe Meteran PLN.

Djika toean² dan njonja² kapingin membikin ini Meteran PLN, ataoepoen bentoek² jang lain sabagainja, jij bisa koendjoengin di paper-replika.com.

Meteran PLN

Comments 1 Comment »

Ada Saroepa minjak wangi jang
oleh Gouvernement soeda di Ge-
deponeerd Register onder No.
13072 dd. 25-10-22. (Javasche
Courant dd, 2-11-22)

Tida ada bahajanja aken dipa-
ke, bagi orang lelaki atawa pram-
poean, malahan bisa mentjegah
menoelarnja penjakit kotor.

Bikin prampoean berkobar ha-
wa-napsoenja, sahingga doea-doea
bisa rasaken poeas „plesiran doe-
nia” satjoekoep watasnja.

Harga 1 flacon 2½ garam f 5.-
tamba onkost kirimnja boeat
Java-Madoera 90 cents, dan Se-
brang laoetan f 1.20.

Hoofd-depotnja:
GOAN HONG & Co.,
Pasar-pisang. Batavia
Jang belon kenal, bole minta
prospectusnja doeloe.

Comments No Comments »

Pada satoe hari sintjia tahoen ini ada terdjadi soeatoe kedjadian alam jang menakdjoepken, iaitoe jang dinamaken Gerhana Matahari Tjintjin. Sajangnja satoe hari dimana terdjadinja gerhana ini, terdapet mendoeng tebal di saanteronja kota Djakarta. Kerna itoe soenggoe soesa oentoek mendapatken satoe foto gerhana jang tjakep.

Gerhana ini terdjadinja dikarenaken adanja boelan jang menoetoepin sebagian tjahja matahari jang sampe ke boemi.

Comments No Comments »

Pembrita Betawi – Selasa, 10 Djanoeari 1888

Pada hari minggoe tengari kira poekoel 11 tanggal 8 ini boelan, koesir dos-a-dos dengan moewatannja 3 toewan-toewan jang dateng dari seblah ilir, sampe depan gedongnja toean advocaat Klein, soedah toebroek dan giling toekang ajer, jang lagi memikoel ajer, kena tergiling kakinja doea-doea sampe kelenger dan sasoedahnja tergiling itoe dos-a-dos lantas terbalik bersama-sama moewatannja dan dos-a-dos nja roesak, dan itoe waktoe djoega orang gardoe dari gang Chaulan soedah serahken itoe koesir dos-a-dos pada toean schout Passar Baroe dan toekang ajer di bawa di roemah sakit Stadverband, walla hoealam apa kedjadiannja.

Comments No Comments »

Pembrita Betawi – Rebo, 4 Djanoeari 1888

Locomotief no.17, jang kemaren tenga hari menarik 3 trem dari station Kramat, koetika sampe di moeka kantor Palis, (roemah setan,  skr Kimia Farma yang di ujung Jl. Budi Utomo dekat Kantor Pos Besar – red) soedah mendjadi katjilakaan kena toebrock dengan laen locomotief no.12, jang dateng menjoesoel dari seblah blakang, dengan tiada ada machinisnja, dan dengan tiada menarik kreta, hanja dia berdjalan sendirinja, jang sangat kentjang, hingga dateng menjoesoel itoe locomotief jang lebi doeloe soedah berdjalan, maka satoe kreta dari klas 2 (boeat orang slam) sampe mendjadi roesak, dan hantjoer berarakan dan satoe kreta dari kreta klas 1 djoega mendjadi roesak sedikit. Begitoe djoega itoe locomotief jang menoebroek banjak mendapat karoesakannja.

Sagala orang jang menoempang didalam itoe kreta klas 2 jang karoesakan, dimana itoe kreta ditarik paling blakang, soedah melompat lebih doeloe, sablomnja itoe kena ditoebroek, ada jang melompat dari lobang djendela dan ada jang melompat dari tangga, ja itoe masing masing dengan goegoepnja, sebab locomotief jang bakal dateng menoebroek soedah terlaloe dekat diliatnja, maka dia orang slamat dan tiada saorang jang mendapaet tjilaka, melainkan ada bebrapa tempat makan jang brisi barang makan boeat toean-toean jang tiada dapat makan tenga hari

Itoe kreta jang kena ditoebroek semoeanja kloear dari railnja, maka sampe sore baroe trem bisa berdjalan kombali, sasoedahnja itoe 3 kreta di angkat besi railnja, sabagimana biasa. Broentoeng tiada lain katjilakaan!

Adapoen kreta jang soedah roesak laloe di ikat-ikat dan di seret dengan locomotief ka station Kramat.

Katjilakaan itoe soedah terdjadi, koetika itoe locomotief no.12 lagi isikan stoom di station Kramat, machinisnja tinggal membli ikan boeat makan nasi dan toekang api, jang di pesan boeat djaga dan sekalian kasi djalan boeat pindahken dari itoe tempat mengisi stoomnja, soedah loepa mengoentji remnja, lantas toeroen sadja, maka itoe locomotief, jang soedah penoeh dengan stoom baroe di isi, tambahan remnja terboeka, laloe melari dengan sekeras-kerasnja kendati diboeroe, tiada kasoesoel, poen orang tiada brani toeloengin, sahingga menoebroek laen locomotief, jang ada di seblah moeka, dengan baroe itoe bisa ketahan.

Maka kadoewa orang itoe lantas di tangkap dan di toetoep. Banjak karoegiannja maatschappij sedang kahar tambahan broentoeng. (kahar adalah kendaraan sejenis kereta kuda -red).

Comments 2 Comments »

Bin Seng, Sabtoe 8 Juli 1922

Satoe firma di Molenvliet Oost telah katjoerian barang-barang saharga doea ratoes roepia.

Comments No Comments »

Pada djeman dahoeloe terdapat soeatoe djasa lajanan post jang beroepa soeatoe kartoe jang bernama “Kartoe Pindah”.
Kartoe ini digoenaken oleh orang-orang jang pindah tempat tinggalnja, agar sanak familie dan handai taoelan lainnja mendapat tahoe ia orang poenja alamat jang baroe. Agar soepaja djikalaoe maoe berkirim-kiriman soerat tetep bisa sampai ke ia orang poenja tangan.

Kartu Pindah - depan

Kartu Pindah - belakang

Comments No Comments »