Archive for February, 2009

Pada satoe hari sintjia tahoen ini ada terdjadi soeatoe kedjadian alam jang menakdjoepken, iaitoe jang dinamaken Gerhana Matahari Tjintjin. Sajangnja satoe hari dimana terdjadinja gerhana ini, terdapet mendoeng tebal di saanteronja kota Djakarta. Kerna itoe soenggoe soesa oentoek mendapatken satoe foto gerhana jang tjakep.

Gerhana ini terdjadinja dikarenaken adanja boelan jang menoetoepin sebagian tjahja matahari jang sampe ke boemi.

Comments No Comments »

Pembrita Betawi – Selasa, 10 Djanoeari 1888

Pada hari minggoe tengari kira poekoel 11 tanggal 8 ini boelan, koesir dos-a-dos dengan moewatannja 3 toewan-toewan jang dateng dari seblah ilir, sampe depan gedongnja toean advocaat Klein, soedah toebroek dan giling toekang ajer, jang lagi memikoel ajer, kena tergiling kakinja doea-doea sampe kelenger dan sasoedahnja tergiling itoe dos-a-dos lantas terbalik bersama-sama moewatannja dan dos-a-dos nja roesak, dan itoe waktoe djoega orang gardoe dari gang Chaulan soedah serahken itoe koesir dos-a-dos pada toean schout Passar Baroe dan toekang ajer di bawa di roemah sakit Stadverband, walla hoealam apa kedjadiannja.

Comments No Comments »

Pembrita Betawi – Rebo, 4 Djanoeari 1888

Locomotief no.17, jang kemaren tenga hari menarik 3 trem dari station Kramat, koetika sampe di moeka kantor Palis, (roemah setan,  skr Kimia Farma yang di ujung Jl. Budi Utomo dekat Kantor Pos Besar – red) soedah mendjadi katjilakaan kena toebrock dengan laen locomotief no.12, jang dateng menjoesoel dari seblah blakang, dengan tiada ada machinisnja, dan dengan tiada menarik kreta, hanja dia berdjalan sendirinja, jang sangat kentjang, hingga dateng menjoesoel itoe locomotief jang lebi doeloe soedah berdjalan, maka satoe kreta dari klas 2 (boeat orang slam) sampe mendjadi roesak, dan hantjoer berarakan dan satoe kreta dari kreta klas 1 djoega mendjadi roesak sedikit. Begitoe djoega itoe locomotief jang menoebroek banjak mendapat karoesakannja.

Sagala orang jang menoempang didalam itoe kreta klas 2 jang karoesakan, dimana itoe kreta ditarik paling blakang, soedah melompat lebih doeloe, sablomnja itoe kena ditoebroek, ada jang melompat dari lobang djendela dan ada jang melompat dari tangga, ja itoe masing masing dengan goegoepnja, sebab locomotief jang bakal dateng menoebroek soedah terlaloe dekat diliatnja, maka dia orang slamat dan tiada saorang jang mendapaet tjilaka, melainkan ada bebrapa tempat makan jang brisi barang makan boeat toean-toean jang tiada dapat makan tenga hari

Itoe kreta jang kena ditoebroek semoeanja kloear dari railnja, maka sampe sore baroe trem bisa berdjalan kombali, sasoedahnja itoe 3 kreta di angkat besi railnja, sabagimana biasa. Broentoeng tiada lain katjilakaan!

Adapoen kreta jang soedah roesak laloe di ikat-ikat dan di seret dengan locomotief ka station Kramat.

Katjilakaan itoe soedah terdjadi, koetika itoe locomotief no.12 lagi isikan stoom di station Kramat, machinisnja tinggal membli ikan boeat makan nasi dan toekang api, jang di pesan boeat djaga dan sekalian kasi djalan boeat pindahken dari itoe tempat mengisi stoomnja, soedah loepa mengoentji remnja, lantas toeroen sadja, maka itoe locomotief, jang soedah penoeh dengan stoom baroe di isi, tambahan remnja terboeka, laloe melari dengan sekeras-kerasnja kendati diboeroe, tiada kasoesoel, poen orang tiada brani toeloengin, sahingga menoebroek laen locomotief, jang ada di seblah moeka, dengan baroe itoe bisa ketahan.

Maka kadoewa orang itoe lantas di tangkap dan di toetoep. Banjak karoegiannja maatschappij sedang kahar tambahan broentoeng. (kahar adalah kendaraan sejenis kereta kuda -red).

Comments 2 Comments »

Bin Seng, Sabtoe 8 Juli 1922

Satoe firma di Molenvliet Oost telah katjoerian barang-barang saharga doea ratoes roepia.

Comments No Comments »

Pada djeman dahoeloe terdapat soeatoe djasa lajanan post jang beroepa soeatoe kartoe jang bernama “Kartoe Pindah”.
Kartoe ini digoenaken oleh orang-orang jang pindah tempat tinggalnja, agar sanak familie dan handai taoelan lainnja mendapat tahoe ia orang poenja alamat jang baroe. Agar soepaja djikalaoe maoe berkirim-kiriman soerat tetep bisa sampai ke ia orang poenja tangan.

Kartu Pindah - depan

Kartu Pindah - belakang

Comments No Comments »

Perusahaan pengangkutan dan bis, sekarang ini rata²
mendapat keuntungan jang besar. Tapi DAMRI,
Djawatan Angkutan Motor RI, jaitu transport-
onderneming kepunjaan pemerintah, setahunnja
rugi sampai…. 8 djuta rupiah!
Maklum: D(jawatan) A(mblaskan) M(odal) RI

diambil dari berita di majalah mingguan “Starweekly” 8 Djuli 1951
Pem.Red: Mr. Auwjong Peng Koen.
Wakil Pem.Red: Tan Hian Lay
Penerbit: N.V. Hd. Mij. & Drukkerij “Keng Po”
Kantor: Pintu Besar 86-88 Djakarta-Kota

Comments 1 Comment »

Lagoe dalem masa pendjadjahan Jepang 1942-1945.

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=PocnbFXnB34[/youtube]

Comments No Comments »

Pembrita Betawi – 1888

Koetika malem Kemis jang baroe linjap, kira poekoel 10 liwat, seorang selam (islam -red.) nama S tingal di Krekot Mangga-Doewa, poelang karoemahnja dengan membawa satoe prampoewan bakal bini moedanja jang bini toewanja blom dapet taoe lebi doeloe.

Tempo dia orang sampe, maka bini toewanja, jang ada di dalem roemahnja lantas boekaken pintoe, dan bakal bini moeda itoe lantas masoek dan djongkok menjembah pada si bini toewa, sambil berkata: “Ja Embok! Saja mintalah maaf, apa boleh boeat saja trima peroentoengan jang abang maoe nikahken saja”.

Si bini toewa koetika mendenger itoe perkataan, lantas djadi mara sama lakinja, sambil berkata: “apa ini si, jang loe bawa, ratjoen?” maka djadi riboet, sahingga djadi beklai saling memaki.

Lakinja itoe jang tiada taoe dengan apa dia misti boedjoek pada bini toewanja, laloe pegi kablakang poera-poera, tjari tali, aken gantoeng dirinja, maksoednja soepaja si bini toewa bole menoeroet sadja.

Satelah di lihat oleh si bakal bini moeda perboeatan jang demikian, maka terkedjoetlah dan saking takoetnja itoe laloe ia lari poelang ka roemahnja.

Si bini toewa jang takoet nanti lakinja bakal djadi mati gantoeng diri, laloe bilang pada lakinja, mari kita soesoel sadja ka roemahnja si bakal bini moeda, soepaja djangan djadi orang taoe resia (rahasia -red.), komdian (kemudian -red.) abang baroe saja kawinin, maka sampe sekarang itoe S djadi berbini doewa. Begitoelah akalnja jang diboewat tipoe pada bininja.

Comments 2 Comments »

Pelantikan Presiden RIS di Bangsal Sitinggil Keraton Yogyakarta, 17 Desember 1949.

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=BkUZEd9y7SA[/youtube]

Comments No Comments »

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=vnRqYMTpXHc[/youtube]

Comments No Comments »